adalah perkumpulan yang mempertemukan alumni Pondok Pesantren Cipasung dari segala kalangan pendidikan, profesi, strata sosial, dan ekonomi serta tidak dibatasi oleh angkatan alumnus.

SELAMAT DATANG DI MEDIA TI “KOMUNITAS ALUMNI CIPASUNG”

KAC atau Komunitas Alumni Cipasung adalah perkumpulan yang mempertemukan alumni pondok pesantren Cipasung dari segala kalangan pendidikan, profesi, strata sosial dan ekonomi. KAC dibangun sebagai wahana untuk membangun silaturahmi yang tidak dibatasi oleh angkatan alumnus.

Ketua Umum KAC

H.Adjat Sudradjat,SH,MH 25 Oktober 2012 dilantik sebagai Jaksa Agung Muda ( JAM) Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Haol Abah Ruchyat yang ke 35 dan Haol Apih Ilyas Ruchyat ke 5

Digelar 2 Nopember 2012, acara terasa lebih semarak dengan kehadiran tiga “ Pendekar” yang kini tengahmalang melintang di Pemerintahan yakni Ketua Mahkamah KonstitusiMoh.Mahfud MD, Ahmad Heryawan yang Gubernur Jawa Barat serta H.Ajat Sudrajat yang baru dilantik pada hari Kamis 25 Oktober 2012 sebagai Jaksa Agung Muda Intelejen ( Jamintel ).

Reuni Akbar 2008

Alumni Cipasung semua angkatan hadir dalam acara Reuni Akbar tahun 2008.

Silaturahmi dengan Gubernur Jabar

Hari minggu tanggal 23 Desember 2012 pukul 06.00 waktu bandung, di kediaman Gubernur Jawa Barat Gedung Pakuwon Jl Otto Iskandar Dinata No. 1 Bandung, sekjen KAC memenuhi undangan Kang Aher

Senin, 27 Februari 2012

Pengurus MPC KAC Kabupaten Karawang


Pelantikan

23 Oktober 2008

DEWAN PENASEHAT

Ketua

KH. HASAN BASRI SYAFE’I.

Anggota

Drs. K.H. AJI MUBAROK.MM

EMAY AHMAD MAEHI, S.Ag.

H.E. MAHFUDDIN

K.H. AHMAD HIDAYAT.

Drs.H. ASEP NAZARUDDIN. MA.

Drs. H. ANWAR MUHAMMAD.

MUCHTAR SOMANTRI S.Ag.

H. AHMAD FAUZI RIDWAN, S.Ag

Drs. K.H. UBAIDILLAH

H. EDENG SUAEFI, S.Pdi.

PENGURUS HARIAN

Ketua

H. UJANG BADRUDDIN. S.Pdi.

Sekreatris

Rd. H. YADI A ROSYADI Amd.Graf

Wakil sekretaris

HERRY RIYANTO. S.Ag

Bendahara

Dra. UMULHAYA

Wakil Bendahara

H. ADE ZAILANI.

WAKIL KETUA I

BIDANG ORGANISASI DAN KELEMBAGAAN

ASEP YA’KUB BAIHAQI. S.Ag.

BIRO HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA DAN STRUKTUR

BEBEN ZUBAIR. S.Ag

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT

SALMAN ALFARISI

BIRO HUBUNGAN LUAR NEGERI

EUIS HASANAH.

BIRO HUBUNGAN KEANGGOTAAN

Dra. IIS ROFIAH

WAKIL KETUA II

BIDANG RISET DAN PENGEMBANGAN

A. HILMAN NAWAWI, S.Ag

BIRO DATA DAN INFORMASI

RITA SARI NURLITA, S.Pd

BIRO ANALISIS DAN PERENCANAAN

MAHFUDDIN, S.Ag

BIRO PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Drs. H. UCU AHMAD SYAEHU

BIRO MONITORING DAN EVALUASI

Dra. KARINI NINGRUM

WAKIL KETUA III

BIDANG PEMBERDAYAAN EKONOMI

UJANG YUSUF. S.Ag

BIRO KELAYAKAN USAHA

Drs. H.ASEP DADANG.K

BIRO OPERASIONAL USAHA

H.BURHANUDDIN, S.Ag

BIRO KEUANGAN USAHA

H. SUJANA

BIRO PENGAWASAN USAHA

Drs. UJANG SALIM TAUFIQ

WAKIL KETUA IV

BIDANG SOSIAL DAN PEMBINAAN ALUMNI

AHMAD SYAEFUL HUDA

BIRO PEMBINAAN ALUMNI

Dra. IIS ISTIQOMAH

BIRO SOSIAL KEMASYARAKATAN

KAMAL BADRUDIN

BIRO PENGEMBANGAN LEMB PEND ALUMNI

HILMI ZAIDAN,S.Pdi

BIRO DA’WAH DAN SYI’AR ISLAM

ANWAR NURSALIM.S.Pdi.

Minggu, 26 Februari 2012

Halalbilhalal KAC 2011 di Karawang








Cipasung

CIPASUNG adalah kampung kecil seluas 4 Ha, menjadi bagian dari desa Cipakat yang mencapai 321,585 Ha. Masuk dalam Pedukuhan IV RW VII, Cipasung terbagi dalam empat RT dan dikelilingi kampung-kampung kecil lainnya. Sejak pesantren berdiri tahun 1932 hingga tahun 2006, tanah kampung Cipasung hampir seluruhnya sudah menjadi milik pesantren atau keluarga pesantren. Perluasan area pesantren yang kini mencapai 10,5 Ha., melebar dan meluas ke kampung-kampung di sekitarnya.


Sejarah lisan kampung Cipasung bermula dari seorang tokoh bernama Uyut Elwu. Ia hidup pada waktu Tasikmalaya masih bernama Sukapura dan dipimpin oleh Dalem (Bupati). Sekitar akhir abad XVIII. Elwu diyakini sebagai seorang Muslim yang memiliki berbagai karomah Makamnya kini terletak tak jauh dari MAN Cipasung dan masih dikeramatkan orang. Elwu diceritakan sebagai orang yang bersahaja, tidak suka menyombongkan diri tetapi tak ada orang yang berani meremehkannya. Tidak menyombongkan diri tetapi tidak mundur jika ada yang menyerang.


Permainan tradisional yang pernah populer di Cipasung adalah dogong. Ini sejenis permainan adu kekuatan, yakni bambu sepanjang dua meter ditarik oleh dua orang dari arah berlawanan. Jika salah seorang pemain melewati garis yang telah disepakati maka ia dianggap kalah. Selain dogong, permainan lain yang disukai adalah panco.

Di kemudian hari, setelah masuk masa DI/TII pada 1950-an, warga Cipasung dan para santri yang telah dewasa tekun belajar pencak silat.

Desa Cipakat menjadi salah satu desa penghasil ikan mas, nila, dan gurame di wilayah Singaparna. Kecamatan ini sejak lama dikenal sebagai pusat penjualan ikan. Cipakat termasuk daerah dataran rendah dengan tinggi dari permukaan air laut 125 m. Sumber airnya berasal dari sumur yang tak pernah kering sepanjang waktu. Tiga buah sungai membelah desa dan mengairi pesawahan seluas 204 Ha dan kolam seluas 15 Ha.

Pada musim kemarau, air sungai berkurang tetapi tidak pernah sampai kekeringan. Kondisi desa yang begitu tenang dengan pembagian air yang merata, itu tak lepas dari jasa Haji Abdul Ghofur, lurah pertama Cipakat. Dia menjadi lurah tahun 1917 setelah terjadi penggabungan dua desa, Cimunding dan Sukasenang. Diambilnya nama Cipakat mengikuti nama salah satu sungai yang mengaliri kedua desa asalnya.

Abdul Ghofur mempunyai 11 anak dari tiga istri. Ia sangat mendambakan salah satu dari puteranya ada yang membuka pesantren. Ruhiat yang lahir tahun 11 November 1911, salah satu puteranya dari Umayah, menunjukkan minat untuk mewujudkan keinginan itu.

Sementara Uwen Juansyah, puteranya dari Murtamah memilih menjadi pengajur Ahmadiyah Qodiyan. Ruhiat kelak membuka Pesantren Cipasung dan Uwe Juansyah menjadi tokoh utama Ahmadiyah. Kedua kakak-beradik berbeda ibu ini tinggal tidak berjauhan di sekitar Desa Cipakat.

Sebagai kepala desa, Abdul Ghofur memiliki kekayaan yang cukup untuk dibagikan kepada putra-putrinya, termasuk Ruhiat, masing-masing anaknya mendapat warisan 1 Ha tanah.

Sebagai hadiah, ia menyediakan sebidang kolam di Cisaro bagi siapa saja di antara anaknya yang memimpin pesantren. Ruhiat dipilihkannya tanah di Cipasung yang dinggapnya tepat untuk dibangun pesantren. Letak Cipasung agak menjorok ke dalam dari jalan provinsi tetapi tidak terlalu jauh. Akses ke dan dari Cipasung ke kampung-kampung di sekitarnya sangat mudah karena jalan-jalan yang cukup lebar melintas di sekelilingnya.

Posisi tanah kampung Cipasung berbentuk mengerucut, lebar di satu bagian dan mengecil di bagian lainnya. Cipasung diambil dari kata pasung, yaitu bagian ujung topi berbentuk kerucut yang tampak saat dikenakan di kepala atau ujung dari sebuah benda yang beralas persegi empat seperti piramid. Pasung bisa diartikan sesuatu yang menonjol berada di puncak dan memiliki pondasi kuat. Sementara Ci sebelum pasung sebagai penanda suatu tempat. Makna tersebut sangat berbeda dengan pasung dalam konteks Melayu yang berarti alat untuk menghukum orang yang berbentuk kayu berlubang dipasangkan pada kaki, tangan atau leher. (Iip D. Yahya)

Kenangan Reuni Akbar 2008






Minggu, 04 September 2011

Halal Bil Halal Alumni Cipasung th 2011 M/1432H


MPP KAC bekerjasama dengan MPC KAC Karawang, insya’allah akan menyelenggarakan acara Hal Bil Halal, untuk itu kami mengundang segenap Alumni Cipasung untuk hadir pada :
Hari, tanggal : Minggu, 11 September 2011
Waktu : pukul 09.00 – 12.00
Tempat : Ponpes Attarbiyah Desa Ciwulan Kec.Telagasari Karawang
Kami berharap kehadiran para alumni pada waktunya, untuk terus menjalin silaturahmi
Salam,
Ketua Umum (H.Adjat Sudradjat,SH.,MH)

Sabtu, 14 Mei 2011

Sejarah berdirinya IAIC

Diawali dengan beberapa kali pertemuan antara pimpinan Pondok Pesantren Cipasung dengan tokoh-tokoh masyarakat dan Pemerintah Daerah, dengan ijin Kepala Biro Perguruan Tinggi Agama Departemen Agama RI melalui suratnya tanggal 25 September 1965 Nomor BB-XII/2b/34-11/65, maka berdirilah Perguruan Tinggi Islam Cipasung disingkat PTI Cipasung.
Setelah beberapa waktu menyelengarakan perkuliahan dan melaksanakan kegiatan akademik, maka dengan surat Kepala Biro Perguruan Tinggi Agama Dierjen Bimas Islam Departemen Agama Nomor 53/B-XII/2/Swt/65, Fakultas Tarbiyah Perguruan Tinggi Islam Cipasung dinyatakan sebagai Perguruan Tinggi Agama Swasta Terdaftar.
Dalam rangka meningkatakan status, Direktorat Perguruan Tinggi Agama dan Pesantren Luhur Departemen Agama menugaskan Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Garut untuk mengadakan checking on the spot ke Fakultas Tarbiyah PTI Cipasung. Hasilnya adalah dikeluarkannya rekomendasi Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Garut bahwa mutu ilmiah Fakultas Tarbiyah PTI Cipasung sama dengan Fakultas Tarbiyah IAIN, yang dinyatakan dengan surat nomor 08/sek/iain/10/68, tanggal 15 Desember 1968. Berdasarkan rekomendasi tersebut maka keluarlah Keputusan Menteri Agama RI Nomor 07 tahun 1969, berisikan bahwa Fakultas Tarbiyah PTI Cipasung mendapat pengakuan ijasahnya sama dengan ijasah Bakaloreat Fakultas Tarbiyah IAIN Al-Jami'ah, sehingga mempunyai civil effect yang sama dengan Perguruan Tinggi Negeri.
Dalam rangka meningkatkan khidmatnya kepada bangsa, negara dan agama pada tahun akademik 1984/1985 didirikanlah Fakultas Syari'ah, yang didukung dengan rekomendasi surat Bupati Kepala Daerah Tk. II Tasikmalaya dan dari Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Tasikmalaya, masing-masing nomor : Ks 024/05/I/1985 dan nomor Mi/18/I/KA.01/29/1985. Terhitung mulai tanggal 1 April 1985 Fakultas ini mempunyai status tercatat pada Koordinatorat Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah II Jawa Barat, dengan SK Ketua Kopertais Nomor 2 tahun 1985.
Dengan bertambahnya satu fakultas, yakni Fakultas Ushuluddin yang kemudian berubah menjadi Fakultas Da'wah, maka Perguruan Tinggi Islam Cipasung berubah menjadi Institut Agama Islam Cipasung (IAIC).
Disunting dari : http://www.iaic.ac.id/sejarah


Sabtu, 09 Mei 2009

Tamu kita minggu ini

MENGENAL LEBIH DEKAT SEORANG KETUA MPC KAC BANDUNG RAYA
Nama : H. Iwan Setiawan
Alamat Rumah : Jl. Cemara Selatan No.23 Bandung 40161
Alamat Web : http://www.strategidiri.blogspot.com dan
http://abufauzan.blogdetik.com
e-mail: setiawaniwan@yahoo.com dan iwan.isni@gmail.com
PENDIDIKAN:
 S-2: Program Magister Manajemen Universitas Pasundan Bandung
 S-1: Fakultas Ekonomi Universitas Langlangbuana Bandung
 Sekolah Menengah Analis Kesehatan Dep.Kes.RI Bandung
 Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna – Tasikmalaya - Jabar
AKTIVITAS :
1. Pegawai BUMN (PT. Bio Farma [Persero] Bandung).
2. Dosen (dosen luar biasa mata kuliah Entrepreneur dan mata kuliah Marketing Management) Program Studi Strata-1 Administrasi Niaga dan Administrasi Negara STIA Bandung.
3. Ketua Pengurus DKM.
4. Pengelola Majelis Ta’lim Al-Hidayah Cemara – Bandung.
5. Pengisi Acara: Ceramah Umum Agama Islam, Khutbah Jum’at, Khutbah Idul Fitri, Khutbah Idul Adha dan Khutbah Nikah.
6. Moderator pada beberapa Seminar/Loka Karya/Bedah Buku Keagamaan, Entrepreneur, Pemasaran dll.
7. MC/Pembawa Acara Keagamaan, Akad Nikah & Resepsi Pernikahan, Acara Peresmian dll.
8. Sekretaris IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) tingkat Cabang.
PENGALAMAN:
Ketua OSIS di SLTP dan SLTA.
Analis Kesehatan di Laboratorium Klinik
Sales Representatif (SR) dan Medical Representatif (MR)
Alumni JICA/Japan International Course Agency (Training course in Japan Poliomyelitis Research Institute, Tokyo-Japan) 1994
Sekretaris Pengurus Koperasi
Manager on Duty dan Manager Pemasaran
Member Mark Plus Forum
Nara Sumber pada Acara Bisnis Total di Pajajaran TV Bandung

-----------------------------------------------------------------------------------------
Cipasung tempat santri
Terjalin silaturohmi diantara dua sejoli
Menjadikan pasangan yang abadi sampai saat ini
Semoga menjadi suami istri membawa berkah dunia dan ukhrowi

Selamat tuk para santri...
Alhamdulillah.............
Cipasung membawa berkah...

Dua Pasangan dari Sukabumi











Pasangan dari Purwakarta dan Bandung












Pasangan dari Cipanas Cianjur

-----------------------------------------------------------------------------------------
Tb Ace Hasan Syadzily, M.Si.
Lahir di Pandeglang, 19 September 1976. Dibesarkan dilingkungan pesantren di Pandeglang Banten. Ayah, KH. Tb. Rafei Ali dan ibu, Umi Hj. St Sutihat Ms (alm) menggembleng dengan didikan yang kental santri. Melanjutkan pendidikan menengah di pesantren Cipasung Tasikmalaya dan Pesatren Krapyak Yogyakarta. Melanjutkan perguruan tinggi di IAIN (skrg UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dengan mengambil studi Sastra Arab. Di bangku kuliah ini, saya ditempa dan dididik sebagai aktivis. pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fak. Adab tahun 1996-1997 dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Jakarta pada tahun 1999-2000.

Terlibat aktif sebagai aktivis 1998. Di ekstra kampus aktif sebagai Ketua HMI bidang PTKP cabang Ciputat. Secara intelektual banyak bergulat di Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI), forum studi yang dibina oleh Saiful Mujani, Ihsan Ali Fauzidan lain-lain. Saya bersama Ray Rangkuti, Anick mendirikan Lingkar-Studi Aksi untuk Demokrasi Indonesia (LSADI). Kemudian melanjutkan studi pascasarjana di FISIP Universitas Indonesia pada jurusan antropologi. Lulus dari IAIN Jakarta, diberikan mandat oleh para pemikir dan aktivis sosial di Ciputat untuk memegang kendali lembaga riset dan penguatan masyarakat, INCIS (Indonesian Institute for Civil Society) sebagai sekretaris eksekutif (1999-2001), Direktur Eksekutif (2001-2006) dan Ketua Yayasan INCIS (2006- sekarang). Pernah mengikuti Youth Islamic Leader Program di Ohio University, USA, tahun 2004.

Dari tahun 2004 terlibat aktif di Partai GOLKAR sebagai staf khusus Ketua bidang hubungan luar negeri & Pertahanan Keamanan yang juga Ketua Korwil VI Jabar Banten DPP Partai GOLKAR, H. Agus Gumiwang Kartasasmita. Tahun 2006, paska pilkada provinsi Banten, Saya diangkat menjadi Pengurus DPP Partai GOLKAR bidang Keagamaan sekaligus Koordinator Wilayah Jabar Banten DPP Partai GOLKAR.

Selain itu mengajar di Fak. Tarbiyah dan Keguruan serta Fak. Dakwah dan komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta sebagai dosen tidak tetap sejak tahun 2002. Disamping itu, sesekali menulis dan mengedit beberapa buku. Buku yang telah diterbitkan, Arifin Ilham: Dai kota Penabur Kedamaian Jiwa (Hikmah-Kelompok Mizan), Jakarta 2004. Buku ini menyorot model urban sufisme dan model keberagamaan masyarakat kota. Bersama Burhanuddin mengedit hasil riset INCIS tentang "Demokrasi dan Civil Society: Partisipasi Sosial Politik Warga Jakarta". Kemudian mengedit juga buku "Keniscayaan Globalisasi dan Nasib Society".

Di sela-sela kesibukan, menyempatkan diri membina Perguruan Islam Annizhomiyyah yang mengelola lembaga pendidikan formal dari TK hingga perguruan tinggi dan Pondok Pesantren. Saya tinggal di Komplek Gria Jakarta Blok B 7/3 Pamulang Tangerang, bersama istri tercinta, Rita Fitria dan dua buah hati Cerah Unggun Nireya dan Pancar Cahaya Tajally.

Tubagus Ace Hasan Syadzily adalah sosok politisi yang dekat dengan rakyat. Hampir setiap waktu, pria kelahiran Labuan, Pandeglang, Banten, 19 September 1976, ini bersilaturahmi mengunjungi masyarakat di Banten.

Bahkan, dia kerap membantu dan menyerap aspirasi publik dengan mengunjungi daerah pelosok dan pedalaman yang terkadang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Motivasi sosial yang tinggi ini tentu tak lepas dari jiwa berorganisasi yang kuat dalam dirinya, hingga menuntunnya terjun ke dunia politik. Apalagi, segudang pengalaman di organisasi mahasiswa dan LSM semakin menambah keyakinan bahwa politik adalah jalan hidupnya.

Berbagai kehendak rakyat selalu dilayaninya, mulai dari memberikan nasihat perkawinan, ceramah, diskusi, dan sebagainya. "Yang utama tentu mengabdi kepada kepentingan rakyat dengan memperjuangkan aspirasi mereka. Kita harus memberi bukti, bukan janji," kata politisi muda berjiwa santri ini mengutip motto Partai Golkar.

Sejak lama, magister antropologi UI ini bertekad menyejahterakan masyarakat Banten dengan menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) Banten I pada Pemilu 2009.

"Tanpa dukungan dan restu masyarakat Banten, terutama para ulama, kiai, dan tokoh masyarakat, niat saya mengemban amanat rakyat tidak akan berarti apa-apa. Sebab, kekuasaan ada di tangan rakyat," kata mantan Presiden BEM IAIN Syarif Hidayatullah (1998) yang pernah diundang Deplu AS mengikuti Dialogue Project and Exchange Program for Youth Islamic Leaders ini.

Anggota Pokja Hublu dan Hankam DPP Partai Golkar ini berkomitmen besar meningkatkan kesejahteraan warga Banten dengan program pemberdayaan ekonomi, dengan fokus bidang pertanian modern berbasis rakyat dan meningkatkan SDM melalui pendidikan, terutama program edukasi umat. (Yudhiarma) SUARA KARYA
-----------------------------------------------------------------------------------------
AMANG SYAFRUDIN
Lahir di Sukabumi 4 Juni 1964 adalah Alumni SMA Islam dan Pesantren Cipasung Singaparna, Tasikmalaya 1984. Fakultas Syari’ah LPIA Jakarta 1990, dan pernah mengenyam pendidikan di Program Pasca Sarjana Psikologi Pendidikan Universitas Indonesia 2000.
Saat ini aktif sebagai staff ahli Syari’ah Consulting Center (SCC) Jakarta, IKADI (Ikatan Da’I Indonesia) Pusat, Dewan Syura Majlis Az-Zikra (Pimpinan Ust.Muhammad Arifin Ilham), MUI Depok, dan pada berbagai Forum Ilmiah, training, dialog dan kajian islam berkala di berbagai PTS dan PTN di Indonesia.
Penulis Buku Muslim Visioner dan Dosen STAI Al-Qudwah Depok, juga aktif melakukan perjalanan da’wah dan seminar di berbagai kota di tanah air dan sejumlah Negara Eropa seperti Inggris, Perancis, Jerman dan Belanda ( 1992, 1998, dan 2003), Australia (2005 dan 2004), Bangkok (2006). Studi banding ke Sudan, Mesir dan Saudi Arabia (2007) dan terakhir menjadi Instructor pada Islamic Summer Education Workshop (ISEW). Indonesion Muslim Society in Amerika (IMSA), USA (Agt-Sept.2008).
Alamat : Yayasan Islam Al-Qudwah, Jl.Beringin, No.1, Margonda raya, Kemiri muka, Beji, Depok 16423.Jawa Barat. e-mail : amangdpd@ymail.com amangdpd@gmail.com

Sabtu, 25 April 2009

Selamat HARDIKNAS 2 Mei 2009





Jumat, 27 Maret 2009

Apa kata alumni dari Sukabumi

Alumni 94-98 IAIC tarbiyah, asri Istiqamah (KH.Dudung AH),Skr mengajar di SMA Al-Masthuriyah Tipar-cisaat-Sukabumi.Rumah: Jl.Cikukulu Caringin Rt 03/01 Talaga Girang-caringin Sukabumi Telp.(0266 238560; CP.085659422010).Alhamdulillah berkah janten alumni, istiqamah sanaos teu acan ka Mekah sareng teu acan kapeser kulah tapi bingah, Untung abdi janten alumni Cipasung tiasa ngariung sareng nu ditiung, tiasa dekat sareng Kang Ajat (Ketua Umum KAC Pusat), tiasa ngejek H.Zak (Sekjen KAC Pusat). maaf ya akang akang dipusat abisnya ima kangen, tapi itulah KAC selalu ngangenin, makanya ayo dong yang belum dibentuk KAC didaerahnya segera bentuk biar kita menjadi keluarga besar Cipasung yang benar benar besar, biar Cipasung lebih Agung, masyhur ka lembur lembur, jangan terlalu melihat sisi negatifnya tanpa memperdulikan positifnya, yang penting ta'dhimnya kita pada Cipasung.